Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Istilah Pajak tentang Pelaporan Pajak


PENDAHULUAN

Ketika Anda sudah terdaftar sebagai Wajib Pajak (pembayar pajak) maka Anda akan dihadapkan pada Hak dan Kewajiban Anda sebagai Wajib Pajak. Dalam melaksanakan hak dan kewajiban Anda, Anda akan sering menemui istilah-istilah yang berhubungan dengan kewajiban perpajakan Anda. Untuk itu silahkan pelajari Istilah-Istilah Pajak Terkait dengan Mekanisme Perpajakan berikut.


Istilah Pelaporan dan Pembayaran Pajak dalam UU Pajak

  1. Masa Pajak adalah jangka waktu yang menjadi dasar bagi Wajib Pajak untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak yang terutang dalam suatu jangka waktu tertentu sebagaimana ditentukan dalam Undang-Undang ini.
  2. Tahun Pajak adalah jangka waktu 1 (satu) tahun kalender kecuali bila Wajib Pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender.
  3. Bagian Tahun Pajak adalah bagian dari jangka waktu 1 (satu) Tahun Pajak.
  4. Pajak yang terutang adalah pajak yang harus dibayar pada suatu saat, dalam Masa Pajak, dalam Tahun Pajak, atau dalam Bagian Tahun Pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
  5. Surat Pemberitahuan adalah surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
  6. Surat Pemberitahuan Masa adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Masa Pajak.
  7. Surat Pemberitahuan Tahunan adalah Surat Pemberitahuan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak.
  8. Surat Setoran Pajak adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak yang telah dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan cara lain ke kas negara melalui tempat pembayaran yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan. 
Sumber: Undang-undang KUP dan Undang-undang terkait

Baca Artikel PajakBro tanpa ribet cukup via Email!