Please Enable JavaScript!
Mohon Aktifkan Javascript![ Enable JavaScript ]

Mengenal Pemeriksaan Pajak

Apa kabar?
Semoga Anda dalam keadaan baik.
Setelah lama vakum, hari ini saya akan share info tentang perpajakan kembali. Kebetulan sejak bulan Agustus 2015 saya pindah ke seksi Pemeriksaan, jadi untuk ke depannya saya akan lebih banyak membahas tentang Pemeriksaan Pajak. Untuk artikel selain tema pemeriksaan Pajak tetap akan saya update kok.

Intro Pemeriksaan Pajak

Sebenarnya apa itu Pemeriksaan Pajak? Kenapa untuk sebagian orang “Pemeriksaan Pajak” begitu menakutkan? Secara sederhana Pemeriksaan Pajak adalah kegiatan memeriksa kembali pajak yang sudah Anda bayar. Lho? Sudah bayar masa masih dikoreksi lagi? Ya. Memang seperti itu lah resiko dari sistem self assessment. Anda hitung sendiri pajak Anda, kemudian Anda bayarkan, nah kalau ternyata hitungan Anda salah maka dilakukan lah Pemeriksaan Pajak. Kira-kira seperti itu lah penjelasan dari saya.

Kenapa Saya Diperiksa?

Untuk pertanyaan seperti ini, ada alasan mendasar yang sudah sempat saya singgung di atas. Pajak Anda diperiksa, tentu ada penyebabnya. Jika pajak yang Anda bayar belum benar, maka Pemeriksa Pajak akan mengoreksinya. Bisa saja ada transaksi yang tidak ada fakturnya. Bisa pembayaran pajak tidak pada waktunya. Atau bisa juga, Anda belum melaporkan pajak Anda. Banyak alasan kenapa Anda yang akan diperiksa pajakanya. Dan Kantor Pajak memiliki semua data tentang semua transaksi pembelian maupun penjualan Anda, bahkan data yang dimiliki oleh rekanan Anda.

Oh begitu.. Selain itu, ada alasan lain?

Tentu ada. Di kantor pajak kami menyebutnya dengan Pemeriksaan Rutin dan Pemeriksaan Khusus (detailnya silahkan buka Undang-undang perpajakan). Yang meliputi, Pemeriksaan saat Anda mengajukan Retitusi PPN, Pemeriksaan karena penggabungan badan usaha, atau pemeriksaan karena Anda mengajukan penghapusan NPWP. Jadi, pemeriksaan bisa terjadi saat Anda melakukan permohonan tersebut.

Apa yang perlu saya lakukan?

Saat pertama kali petugas pemeriksa pajak datang ke tempat Anda, Anda akan menerima sebuah surat pemberitahuan pemeriksaan pajak. Anda cukup menerimanya dan menandatangani berita acara yang dibawa oleh petugas. Anda juga bisa menayakan kepada petugas tentang alasan dilakukan pemeriksaan. Untuk hak dan kewajiban Wajib Pajak dan Pemeriksa Pajak bisa Anda baca di UU KUP.
Pemeriksaan Pajak adalah

Baca Artikel PajakBro tanpa ribet cukup via Email!