Lapor Pajak Online


Lapor Pajak Online

Lapor pajak online adalah sebuah metode pelaporan SPT Tahunan yang dilakukan secara online. Saat ini Direktorat Jenderal Pajak telah membuat sebuah layanan pajak online yang diberi nama DJP Online. Melalui DJP Online Direktorat Jenderal Pajak ingin seluruh layanan pajak online berada dalam satu tempat sehingga semakin mempermudah Wajib Pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Tiga tahun setelah peluncuran pajak online, ternyata masih banyak yang belum bisa membedakan antara membayar pajak, melapor pajak, SPT Tahunan, maupun pajak online itu sendiri. Untuk itu mari kita bahas satu per satu tentang lapor pajak online ini.

Lapor Pajak

Mari kita mulai dari pengertian lapor pajak. Lapor pajak merupakan kegiatan melaporkan pajak yang sudah Anda bayar. Lapor pajak bukan kegiatan untuk membayar pajak, dan saat Anda lapor pajak seharusnya Anda tidak perlu mengeluarkan uang lagi (kecuali jika ada kekurangan pembayaran pajak PPh Pasal 29), karena sebelumnya anda telah membayar/dipotong/dipungut pajaknya.

Lapor pajak ini dibagi menjadi 2 (dua) yaitu lapor pajak pribadi dan lapor pajak badan. Lapor pajak pribadi dilakukan oleh orang pribadi. Yang dimaksud orang pribadi di sini adalah Anda yang bekerja sebagai karywam, pegawai negeri, freelance, ahli di bidang tertentu, atau orang pribadi yang memiliki usaha.

Yang masuk kategori orang pribadi ini lapor pajaknya satu tahun satu kali yaitu pada tanggal 01 Januari hingga 31 Maret pada tahun berikutnya. Misalkan pada tahun 2016, pajak yang Anda laporkan adalah pajak tahun 2015. Dan untuk memudahkan pelaporan pajak, Direktorat Jenderal Pajak memberikan pilihan pelaporan secara manual datang ke kantor pajak maupun pelaporan pajak online melalui situs DJP Online.

Selanjutnya adalah lapor pajak badan. Yang dimaksud badan adalah suatu perkumpulan. Entah itu perkumpulan orang maupun perkumpulan modal. Yang termasuk dalam badan adalah Yayasan, Ormas, UD, CV, PT, BUT, dan masih banyak yg lain.

Lapor pajak badan memiliki kewajiban untuk lapor bulanan dan lapor tahunan. Jadi ada dua jenis pelaporan pajak di sini. Untuk jenis pajak, cara membayar pajak, dan cara lapor pajak untuk badan akan saya bahas di artikel selanjutnya, namun saya lebih merekomendasikan untuk Anda yang memiliki badan usaha untuk datang ke kantor pajak agar mendapat penjelasan dan pendampingan yang lebih jelas.

Lapor Pajak Adalah Lapor SPT

Ok, sampai di sini saya harap Anda sudah memiliki pemahaman tentang lapor pajak. Sekarang, saya akan mengarahakan ke bahasa pajak yang lebih tepat. Di kantor pajak ada istilah sendiri untuk menyebut lapor pajak yaitu lapor Surat Pemberitahuan (SPT).

Lapor SPT sendiri dibagi menjadi 2 (dua) yaitu Lapor SPT Masa dan Lapor SPT Tahunan. Untuk orang pribadi karena hanya lapor pajak satu tahun satu kali maka kewajibannya adalah "lapor SPT Tahunan". Sementara untuk badan kewajibannya adalah lapor SPT Masa dan lapor SPT Tahunan.

Lapor Pajak Online

Selanjutnya adalah lapor pajak online. Apa itu lapor pajak online? Karena baru saja kita belajar tentang SPT, bagaimana jika kita gunakan istilah lapor SPT Online, lapor SPT Masa Online, atau lapor SPT Tahunan Online saja.

Lapor SPT Online merupakan kegiatan melaporkan SPT melalui internet melalui aplikasi DJP Online. DJP Online sudah ada sejak tahun 2014. Sejak tahun 2014 pula saya pribadi sudah menggunakan pelaporan SPT Tahunan Secara Online.

Selama 3 tahun ini saya melihat banyak sekali perkembangan pajak online terutama saat beralih ke DJP Online. Walaupun saya juga menyadari masih banyak sekali keluhan yang Anda alami ketika menggunakan aplikasi DJP Online. Sampai di tahun ketiga ini DJP Online masih terus di kembangkan dan semoga tahun depan sudah banyak perbaikan yang dilakukan.

Bagi Anda yang ingin lapor pajak online, sudah saya buatkan artikel khusus sebagai panduan dalam pengisian SPT Tahunan secara online melalui pajak online. Artikelnya bisa Anda baca di sini Cara Lapor Pajak SPT Tahunan Secara Online

Sampaikan pertanyaan di kolom komentar dibawah. Pertanyaan akan kami jawab pada pukul 20.00 - 23.00. Untuk jawaban cepat silahkan hubungi Kring Pajak (021) 1500200