Syarat Menjadi Pengusaha Kena Pajak 2017


Berdasarkan UU KUP, Pengusaha Kena Pajak (PKP) adalah Pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai 1984 dan perubahannya. Wajib pajak (WP) yang biasanya dikukuhkan menjadi PKP adalah WP yang memiliki usaha yang berkaitan langsung dengan PPN, seperti pemilik swalayan dan kontraktor.

Syarat Menjadi Pengusaha Kena Pajak

Untuk mendaftarkan NPWP Anda menjadi PKP maka ada syarat subjektif dan objektif yang harus Anda penuhi.

Syarat Subjektif PKP

  1. Mengisi Formulir (formulir di-cap jika permohonan adalah badan usaha)
  2. Fotokopi KTP Direktur atau Pemilik Usaha
  3. Fotokopi NPWP Direktur atau Pemilik Usaha
  4. Fotokopi NPWP Perusahaan
  5. Fotokopi SITU dan SIUP
  6. Fotokopi NPWPD (Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah) dan TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
  7. Fotokopi Akta Perusahaan
  8. Surat Kuasa Bermaterai (jika pengurusan selain direktur atau pimpinan)

Syarat Objektif PKP

Dalam peraturan perpajakan hanya disebutkan bahwa syarat objektif adalah gambaran kegiatan usaha, namun secara umum dapat diperinci sebagai berikut.
  1. Laporan Keuangan Bulan Terakhir (Neraca atau Laporan Laba rugi)
  2. Daftar Aset (harta) Perusahaan secara terperinci
  3. Foto Tempat Kegiatan Usaha
  4. Denah Lokasi Kegiatan Usaha
Aturan dalam PMK 182/PMK.03/2015 belum menerangkan secara jelas tentang persyaratan menjadi PKP, untuk itulah artikel ini kami buat. Lebih jelasnya bisa Anda simak video berikut
Dasar hukum Pasal 4 Ayat 4  Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 182/PMK.03/2015 Tentang Tata Cara Pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak, PengukuhanPengusaha Kena Pajak, Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak, Dan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

Sampaikan pertanyaan di kolom komentar dibawah. Pertanyaan akan kami jawab pada pukul 20.00 - 23.00. Untuk jawaban cepat silahkan hubungi Kring Pajak (021) 1500200