Tanya Jawab Pajak

Saya QORI' ANR, Admin dari blog pajak PajakBro.com. Saat ini saya masih aktif bekerja sebagai Account Representative (AR) di Kantor Pelayanan Pajak Luwuk.  Jika Anda punya pertanyaan seputar pajak yang mungkin belum saya buatkan artikelnya di blog pajak ini, silahkan sampaikan pertanyaan Anda di kolom komentar di bawah ini.

Namun Anda juga harus setuju bahwa tidak setiap pertanyaan yang Anda sampaikan di kolom komentar di bawah ini akan mendapat jawaban dengan cepat (di hari kerja apalagi pas jam kerja saya juga ada kesibukan Pak/Bu, mohon maklum).

Tanya jawab pajak season 1 silahkan simak di sini: Tanya Jawab Pajak
Disclaimer:Jawaban yang saya berikan bersifat opini dan tidak mewakili Instasi Direktorat Jenderal Pajak secara langsung. Namun demikian, saya akan berusaha menjawab pertanyaan Anda seakurat mungkin berdasarkan pemahaman saya terkait perundang-undangan yang berlaku.

13 Komentar untuk "Tanya Jawab Pajak"

  1. Assalamualaikum pak, mohon penjelasannya
    1. Ada usaha selaku direktur mempunyai perusahaan dan bekerja di perusahaan tersebut sebagai direktur. Perusahaan membeli mobil, mobil yang di beli kena PPN, tetapi karena perusahaan sudah bayar pajak penghasilan, mobil dibawa perusahaan. Apakah mobil masuk ke pajak kekayaan?

    2. Direktur selaku orang pribadi mendapat gaji. Gaji yang diperoleh sudah kena PPh 21, Uang yang dikumpul dipakai membeli kendaraan dan membeli sepeda motor. Apakah kena pajak? Kalau iya, pajak apa yang dikenakan? Kendaraan dibeli dan dibawa ke rumah apakah kena pajak juga? Apakah kena pajak kekayaan? Apakah kendaraan terdaftar ke pajak kekayaan?


    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikum salam wr. wb.
      Sebelumnya perlu diperjelas disini terkait pajak kekayaan itu apa? Kalau dalam UU PPh tidak ada penyebutan soal pajak kekayaan. Namun jika yg dimaksud dg pajak kekayaan adalah pajak terkait dg tax amnesty maka penjelasaanya adalah sebagai berikut:

      1. Jika pembelian mobil oleh perusahaan sudah dimasukkan di SPT Tahunan dan sudah menjadi komponen biaya dan disusutkan, serta jelas darimana penghasilan berasal, maka mobil tersebut tidak termasuk dalam pajak kekayaan

      2. Direktur sudah dipotong pp 21, sehingga mobil tersebut tidak termasuk pajak kekayaan

      Hapus
  2. Selamat Pagi Admin, Saya mau tanya Jika pada akhir tahun karyawan atas pph 21nya mengalamai lebih bayar, akan tetapi pajak pph 21nya dibayarkan oleh perusahaan, bagaimana SPT 1721 A1 atas karyawan yg lebih bayar tsb,apakah tetap dimunculkan sebagai lebih bayar atau bagaimana?terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kewajiban pungut (bayar) PPh 21 memang di perusahaan. Jika ternyata lebih bayar, maka karyawan yg punya hak untuk mengambil kembali lewat restitusi. Untuk masalah mau dibuat lebih bayar atau nihil bisa ditanyakan langsung ke karyawannya.

      Hapus
    2. Jika nilai lebih bayarnya tidak material sebaiknya dibuat nihil saja, karena untuk restitusi jangka waktunya adalah 1 tahun dan harus lewat jalur pemeriksaan pajak

      Hapus
  3. ass wr wb,
    maaf mau tanya bagaimana pak untuk ajukan no seri e faktur yang baru karna yang lama sudah tidak bisa dipakai

    BalasHapus
    Balasan
    1. ajukan pengembalian nomor faktur 2018, kemudian hapus referensi nomor faktur yg terakhir pada aplikasi e-faktur. Kemudian input nomor faktur baru (2019)

      Hapus
  4. Slmt siang pak..
    Mohom pencerahannya..
    Suatu perusahaan yg brgrk dibidang kontraktor dan leveransir menerima penunjukan lgsg dr instansi daerah yaitu pekerjaan pengadaan sewa kendaraan,kmdn perusahaan ini menyewa kendaraan tersebt dr org lain(perusahaan tdk punya kendaraan), yg sy mau tanyakan bgmna cara mengisi spt tahunan khususnya formulir 1 dan 2?terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. peredaran usaha diisi nominal kontrak sebelum dikurangi pajak, dan untuk hpp bisa diisi biaya peminjaman kendaraan dari pihak lain

      Hapus
    2. Berarti penyewaan kendaraan dimasukkan ada pembelian barang ya pak...

      Hapus
  5. Selamat siang Pak
    Mohon penjelasannya, saya kan mau lapor spt(pajak badan) bulan desember sudah saya masukkan file csv dan bukti bayar pdf. Namun waktu saya pilih menu start upload kemudian muncul "error :object object" itu bagaimana solusinya ya

    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelum anda upload file CSV di DJPOnline alangkah baiknya untuk menghapus atau clear chace pada browser yang anda gunakan. Silahkan tekan tombol CTRL + Shift + Del, hapus chace dari awal/semua waktu.

      Cara pertama tetap belum bisa masih muncul error Pesan Kesalahan Upload Object Object. Masih ada yang lain, silahkan anda gunakan browser mode privat atau Incognito. Untuk browser google chrome tekan CTRL + Shift + N atau pada pojok kanan atas (bagian setting) pilih New Incognito Window.

      Apabila dengan browser mode Incognito tetap belum bisa, masih muncul error Pesan Kesalahan Upload Object Object silahkan anda coba dengan ganti browser lain. Bisa juga dengan install browser yang belum pernah digunakan DJPOnline.

      Hapus