-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Konten [Tutup]
    Agustina Indri adalah seorang karyawati dengan status menikah tanpa anak, bekerja pada PT
    Dharma Utama dengan gaji sebulan sebesar Rp7.500.000,00. Agustina Indri membayar iuran
    pensiun ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan sebesar
    Rp50.000,00 sebulan. Berdasarkan surat keterangan dari Pemda tempat Agustina Indri
    berdomisili yang diserahkan kepada pemberi kerja, diketahui bahwa suaminya tidak
    mempunyai penghasilan apapun. Pada bulan Juli 2013 selain menerima pembayaran gaji juga
    menerima pembayaran atas lembur (overtime) sebesar Rp2.000.000,00. Penghitungan PPh
    Pasal 21 bulan Juli 2013 adalah sebagai berikut:
    Gaji Rp 7.500.000,00
    Lembur (overtime) Rp 2.000.000,00
    ---------------------
    Penghasilan bruto Rp 9.500.000,00
    Pengurangan :
    1. Biaya Jabatan
    5% x Rp9.500.000,00 = Rp 475.000,00
    2. luran pensiun Rp 50.000,00
    ----------------------
    Rp 525.000,00
    ---------------------
    Penghasilan neto sebulan Rp 8.975.000,00
    Penghasilan neto setahun
    12 x Rp8.975.000,00 = Rp 107.700.000,00
    PTKP
    - untuk WP sendiri Rp 24.300.000,00
    - tambahan karena menikah Rp 2.025.000,00
    ---------------------
    Rp 26.325.000,00
    ---------------------
    Penghasilan Kena Pajak setahun Rp 81.375.000,00
    PPh Pasal 21 setahun
    5% x Rp50.000.000,00 = Rp 2.500.000,00
    15% x Rp31.375.000,00 = Rp 4.706.250,00
    ----------------------
    Rp 7.206.250,00
    PPh Pasal 21 bulan Juli
    Rp7.206.250,00: 12 = Rp 600.521,00
    Catatan :
    Oleh karena suami Agustina Indri tidak menerima atau memperoleh penghasilan, besarnya
    PTKP Agustina Indri adalah PTKP untuk dirinya sendiri ditambah PTKP untuk status kawin.