-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian APBN yang Perlu Anda Ketahui

APBN merupakan ringkasan kata dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Setiap tahunnya pemerintah menyusun APBN sebagai dasar belanja pemerintah.

Konten [Tampil]

Pengertian APBN yang Perlu Anda Ketahui

Pengertian APBN 

Pengertian APBN yaitu sebuah perencanaan keuangan dalam periode tahunan oleh pemerintah sebuah negara yang kemudian disetujui oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat. 

APBN ini berisikan penerimaan dan pengeluaran yang disusun secara rinci dan sistematis untuk anggaran dalam waktu satu tahun ke depan. 

Ruang Lingkup APBN

Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa APBN termasuk dalam ranah keuangan sebuah negara. Sesuai dengan namanya, beberapa hal yang direncanakan meliputi pembiayaan, anggaran belanja, dan anggaran pendapatan, di mana keberadaan APBN ini harus berdasarkan undang-undang.

Salah satu unsur pendapatan negara yang cukup besar berasal dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat. 

Dana yang telah terkumpul kemudian dialihkan ke dalam beberapa sektor, misalnya untuk penyediaan fasilitas umum yang bisa dipakai oleh masyarakat luas, seperti jalan, taman, jembatan, maupun fasilitas lainnya. 

Di samping itu, pajak juga dipakai sebagai sumber dana untuk membiayai gaji para tenaga profesional seperti guru, dokter, polri, TNI, dan profesi yang lainnya. 

Sebab mereka memberikan jasa yang sangat penting bagi masa depan bangsa di berbagai bidang, diantaranya pendidikan, kesehatan, persatuan dan kesatuan, ataupun bidang yang lainnya. 

Penyusunan APBN

Pengertian APBN jika ditelusuri dengan cermat dan rinci memang cukup luas. Akan tetapi, secara garis besarnya APBN merupakan sumber dana dalam mengelola sebuah negara. 

Tak dapat dipungkiri bahwa dana menjadi faktor yang cukup penting untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan masyarakat sebuah negara. Sehingga APBN juga memerlukan pengawasan dalam pelaksanaannya. 

Untuk menyusun sebuah APBN pemerintah juga akan berpedoman pada APBN yang telah berlaku di tahun sebelumnya sebagai acuan. 

Pemerintah juga akan melakukan analisis apakah anggaran di tahun lalu sudah disusun dan dilaksanakan dengan baik atau belum. Jika belum, maka akan dicari letak kekurangannya, kemudian diperbaiki di tahun yang berikutnya. 

Kesimpulan

Jika masyarakat memahami dengan baik akan pengertian APBN, maka mereka bisa ikut serta dalam melakukan pengawasan, apakah pajak yang merupakan salah satu pendapatan negara benar-benar digunakan untuk membiayai hal yang tepat ataukah tidak. 

Bahkan, kini masyarakat juga sudah bisa melakukan pengecekan pajak yang dibayarkan secara mandiri.